Antrian akan terbentuk ketika demand melebihi kapasitas dalam periode waktu atau jarak waktu kedatangan lurang dari waktu pelayanan(pada level mikroskopik) pada sebuah lokasi tertentu. (A.D.May). Beberapa contoh antrian dalam sistem jalan raya adalah pada persimpangan, pintu
tol,fasilitas parkir, penyempitan freeway, tempat kecelakaan, daerah pertemuan arus (merge area), dan dibelakang kendaraan yang bergerak lambat. Selain itu masalah antrian banyak ditemui pada kajian tentang terminal.
Queuing Theory adanya pada suatu ruas jalan yang interupted flow. Dengan asumsi perhitungan ada 2 macam, yaitu
1. Deterministik
Berpola pasti jumlah mobil yang datang dan pergi (polanya mutlak sama). Penghitungan mudah, sederhana, tetapi jarang dipakai karena sebenarnya berbeda dengan kondisi sebanarnya di lapangan.
2. Stokastik
Queuing Theory adanya pada suatu ruas jalan yang interupted flow. Dengan asumsi perhitungan ada 2 macam, yaitu
1. Deterministik
Berpola pasti jumlah mobil yang datang dan pergi (polanya mutlak sama). Penghitungan mudah, sederhana, tetapi jarang dipakai karena sebenarnya berbeda dengan kondisi sebanarnya di lapangan.
2. Stokastik
Tidak pasti
Qi+1 = Qi + ai + di
Qi +1 = queue size at the beginning of time periode i+1
Q1 = queue size at the beginning of time periode
ai = arival
di = departure
Qi+1 = Qi + ai + di
Qi +1 = queue size at the beginning of time periode i+1
Q1 = queue size at the beginning of time periode
ai = arival
di = departure
No comments:
Post a Comment